Jumat, 13 Maret 2009

Doa Bersama Vespa Mania Se Jawa – Bali


Gelar acara doa bersama untuk perdamaian nasional yang diadakan Komunitas Vespa Semarang di Kompleks PRPP Tawang Mas dihadiri oleh ribuan scooterist ( Penggemar vespa )

Acara yang berlangsung dari tanggal 28 Februari – 1 Maret 2009


Kegiatan tersebut sebenarnya berlangsung meriah. Para penggemar vespa datang dari berbagai penjuru kota di Indonesia. Di antaranya, Sumatera, Kalimantan, dan berbagai kota di Pulau Jawa.

Penulis sendiri brangkat dari pemalang hari sabtu siang sekitar jam sore dan nyampe semarang krang lebih pukul 7 WIB. Dengan Rombongan dari berbagai klub seperti KSC Kemayoran Jakarta, Semoc Ciamis jabar, VTC cimahi dan masih banyak lagi , belom lagi di jalan ketemu rombongan dari berbagai daerah lainnya , pokoknya seru di perjalanan dari pemalang ke semarang , ya namanya motor tua tidak sedikit yang mengalami trouble karna mungkin udah melakukan perjalanan yang jauh.

Rasa persaudaraan dalam komunitas kami memang sangat kental , jadi jika ada kawan kita yg mengalami kerusakan pada mesin teman yang lain dengan suka rela akan membantu, walaupun tidak saling kenal.

Memasuki kawasan lokasi udah sangat banyak vespa disudut-sudut jalan , ada yang kecapaian sampai tdur di jalan dan etalase dan pom bensin .

Acara pendaftaran dan memilih parkir vespa , dan saling bersalaman diantara rekan-rekan yang sudah hadir acara waktu itu sudah mulai dengan hiburan dangdut .


Berbagi macam bentuk vespa, baik yang standar hingga yang telah dimodifikasi ditampilkan. Di sela-sela acara doa, disisipkan acara drag race vespa dan modifikasi. Acara itu disambut antusias oleh peserta dan pengunjung. Namun, mereka kecewa setelah acara tersebut dibubarkan oleh petugas dari Polsek Kalibanteng. Ketua panitia penyelenggara Suparman mengaku tidak mencantumkan izin untuk drag race vespa. Meski kecewa, panitia terpaksa harus menerima pembubaran tersebut. "Drag race kami adakan untuk menambah kemeriahan dan acara pendukung saja," ujarnya.

Kapolresta Semarang Barat AKBP Sofyan Nugroho yang didampingi Kapolsek Kalibanteng AKP Mulyawati Syam mengatakan, izin yang diajukan panitia adalah doa bersama. "Namun, praktiknya, mereka mengadakan balapan (drag race vespa) serta pentas dangdut," ujar Sofyan.


Tetapi walau dibubarkan acara dragracenya dan sempat kecewa para scooterist tetap semangat sambil berkumpul dan bersilahturahmi karna di event-event inilah mereka berkumpul kalau tidak saling mengunjungi daerahnya ..

Ya koreksi buat panita event kemaren .harus dibuat ijin yang sebenarnya jadi biar resmi susunan acranya , padahal biasanya acra aman-aman saja sampai usai .

Usai acara kira-kira pukul 4 sore saya dan teman – teman main ke lawangsewu yang sudah terkenal di mana-mana , pada penasaran ingin masuk ke sana , ternyata banyak yang sudah rekan-rekan scooterist yang di sana , obyek wisata di semarang selain kota, lama, pantai marina,wonderia dan bandungan juga di datangi oleh rekan scooterist “mumpung lagi di semarang, sekalian berekreasi”, ujar Babon dari VTC cimahi jabar.(kik)


“Jabat Erat Persaudaran Scooterist “

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar